You are here
Home > Uncategorized > EKSPOSE LAPORAN PENDAHULUAN PENYUSUNAN MASTERPLAN & SITEPLAN PENGEMBANGAN KAWASAN AEROCITY KOTA BANJARBARU PADA SUB BWP 2

EKSPOSE LAPORAN PENDAHULUAN PENYUSUNAN MASTERPLAN & SITEPLAN PENGEMBANGAN KAWASAN AEROCITY KOTA BANJARBARU PADA SUB BWP 2

Kegiatan Ekpose Laporan Pendahuluan Masterplan Dan Siteplan Pengembangan Kawasan Aerocity Sub BWP 2 Kota Banjarbaru dipimpin oleh Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Banjarbaru dan dihadiri oleh stakeholder terkait dilingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, diantaranya Bappeda Kota Banjarbaru, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarbaru, Dinar Perumahan dan Permukiman Kota Banjarbaru, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru, Dinas Pariwisata, Pemuda Olahraga dan Kebudayaan, Dinas Perdagangan, Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah, Kecamatan Liang Anggang, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Perwakilan Kelompok Tani, Perwakilan Pengolah Hasil Pertanian dan Perwakilan Pedagang Pasar Landasan Ulin Utara serta Tim Konsultan PT. Kinarya Alam Raya yang dipimpin oleh Bapak Achmad Zabir Djaenudin selaku ketua Tim.

      

Pada Ekpose tersebut Konsultan menyampaikan terkait Gambaran Umum perencanaan yang dilakukan pada lokasi perencanaan dengan luas lahan ± 1.066,29 hektar dari total 5.620,08 hektar Total Kawasan Aerocity, yaitu pada Sub BWP 2. dijelaskan juga mengenai Isu Strategis, Analisa dan Arah pengembangan.

Beberapa arahan dan masukan terkait penyusunan dokumen tersebut antara lain adalah:

  1. Perlunya updating data-data dalam penyusunan dokumen MP & Siteplan Aerocity.
  2. Sinkronisai  terhadap rencana strategis Pemerintah Pusat seperti rencana trase kereta api agar menjadi masukkan dalam dokumen.
  3. Perlu penyesuaian Batas Wilayah Kota Banjarbaru dengan Batas Wilayah Kota banjarbaru yang baru,
  4. Penyesuaian dengan Master Plan Bandara yang baru
  5. Perlu perencanan yang baik dalam penetapan RTH pada kawasan Aerocity.
  6. Perlunya pertimbangan kembali terhadap penetapan kawasan kampung sayur, kawasan restorasi gambut dan pemanfaatan kaawasn hutan lindung.
  7. Perencanaan mengacu pada aturan Sempadan Bangunan di Kota Banjarbaru.
  8. Dokumnen RP3KP Revisi  yang telah diseueun Dinas Permahan dan Permukiman Kota Banjarabru dapa t digunakan sebagai acuan.
  9. Perlu arahan terhadap perunahan alih Fungsi Kebun menjadi Perumahan.
  10. Perlu Kajian yang lebih mendalam terhadap terhadap 1. Lahan Gambut, 2. Jalan dan Drainase 3. Kawasan Hutan Lindung, 4. Perubahan Kawasan, 5. Pengelolaan Sampah, 6. Pengelolaan limbah domestik, dan 8. Perencanaan Kawasan.
  11. Perwakilan Pasar LAURA, Pada Kelurahan LAURA saat ini ada dua pasar 1. Pasar Tradisional dan 2. pasar bangunan baru yang di bangun Pemko.  Kondisi Pasar LAURA terkini saat ini masih diciba utk dihidupkan kemabali dengan tidak menjadi pesaing pasar yang lama, kondisi saat ini masih sulit, Arahan pengembangan Pasar LAURA akan mengikuti konsep aerocity.
  12. Pemanfaatan Sebagian Kecil Kawasan Hutan Lindung sebagai Demplot Lahan Pertanian 
  13. Sinkronisasi dokumen yang disusun dengan Dokumen sebelumnya yang disusun Bidang Penelitian dan Pengembanngan Bappeda Kota Banjarbaru, diantaranya Dokumen Pengembangan Ekonomi diKawasan Aerocity dan Kajian Moda Transportasi Kota Banrbaru Tahun 2021.

Pada Akhir Kegiatan Pimpinan Rapat menyimpulkan bahwa dalam penyusunan Dokumen Masterplan & Siteplan Kkawasan Aerocity pada Sub BWP 2 ini dapat mengakomodir masukan dan saran dari stakeholder terkait.

 

Author : Eryek triandoko, SP. MS. (Perencana Ahli Muda) 

Leave a Reply

Top