You are here
Home > BERITA UTAMA > Pembukaan Bimbingan Teknis Pemetaan Dalam Pengelolaan Simpul Jaringan Kota Banjarbaru

Pembukaan Bimbingan Teknis Pemetaan Dalam Pengelolaan Simpul Jaringan Kota Banjarbaru

 

Pada hari senin Tanggal 22 Maret 2021 Kepala Bappeda Kota Banjarbaru membuka acara Kegiatan Bimbingan Teknis Pemetaan Dalam Pengelolaan Simpul Jaringan Kota Banjarbaru.  Kegiatan Bimbingan Teknis tersebut direncanakan dilaksanakan selama 4 (empat) hari, yaitu dari tanggal 22 sampai dengan 25 Maret 2021.  Adapun Narasumber pada kegiatan Bimbingan Teknis tersebut adalah Ketua Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Universitas Lambung Mangkurat yaitu Bapak Syam’ani, S.Hut., M.Sc. 

Kegiatan Bimbingan Teknis diikuti oleh Staff dari perwakilan SKPD di Lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru dengan jumlah peserta sebayak 40 orang.  Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Banjarbaru dalam pengembangan Simpul Jaringan Kota Banjarbaru melalui Penyiapan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pengelolaan Simpul Jaringan Kota Banjarbaru.

Pada Kesempatan tersebut Bapak Kanafi, S.IP., MM selaku Kepala Bappeda Kota Banjarbaru menyampaikan bahwa pengetahuan yang perlu dimiliki oleh SDM Pengelola Simpul Jaringan adalah meliputi:

  1. Pengetahuan tentang DG dan IG, misalnya tentang survei dan pemetaan, sistem referensi geospasial, dan pengindraan jauh.
  2. Pengetahuan tentang pengolahan dan pengelolaan DG dan IG berupa sistem basis data, sistem informasi geografis, kartografi digital.
  3. Pengetahuan tentang IDS/IIG: berupa konsep dan prinsip IIG, metadata, interoperabilitas, standar DG, data utama (fundamental data set), integrasi data.
  4. Pengetahuan tentang jaringan internet dan teknologi informasi: berupa komputer dan pemrograman, jaringan (WAN dan LAN), Internet GIS.

Selain itu Kepala Bappeda Kota Banjarbaru juga mengharapkan dengan diselenggarakanya Bimbingan Teknis Pemetaan tersebut, para peserta dari masing-masing SKPD dapat memiliki kemampuan dan pengetahuan Informasi Geospasial, khususnya sebagai Staff yang nantinya sebagai Produsen Informasi Geospasial pada masing-masing SKPD.

 

Leave a Reply

Top