You are here
Home > INFORMASI > BERITA > Kick Off Meeting Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) dan Penilaian Satu Wasaka Award

Kick Off Meeting Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) dan Penilaian Satu Wasaka Award

Pemerintah Kota Banjarbaru pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 bertempat di Aula Lantai 3 Bappeda menyelenggarakan kegiatan Kick Off Meeting Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) dan Penilaian Satu Wasaka Award Provinsi Kalimantan Selatan untuk Kota Banjarbaru. Kegiatan ini dibukacoleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru dan dihadiri oleh Pokja AMPL Provinsi Kalimantan Selatan, Tim Penilai Satu Wasaka Award Provinsi Kalimantan Selatan, Pokja Sanitasi dan Pokja PKP Kota Banjarbaru, SKPD Teknis, Camat. PDAM dan Tim KOTAKU.

Kegiatan terebut diselenggarakan sebagai upaya monitoring pencapaian target Gerakan Universal Access 100-0-100 (100% capaian akses sanitasi layak, 0 % pengurangan kumuh, dan 100 % akses air minum) terutama bagi kabupaten/kota se Kalimatan Selatan, salah satunya Kota Banjarbaru.

Sedangkan “SATU WASAKA AWARD” adalah Paket Kebijakan “Sanitasi dan Air Minum Tuntas Waja Sampai Kaputing” yang juga merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada Kabupaten/Kota dalam rangka pembangunan sanitasi dan air minum. Terdapat 3 (tiga) kategori penghargaan yaitu SATU WASAKA PRATAMA, SATU WASAKA MADYA, dan SATU WASAKA UTAMA.

Kegiatan Kick Off Meeting Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) dan Penilaian Satu Wasaka Award tersebut terdiri dari paparan terkait pembangunan sanitasi dan penyediaan air minum di Kota Banjarbaru serta kegiatan kunjungan lapangan. Kegiatan paparan dilakukan oleh Kepala Bappeda Kota Banjarbaru sekaligus sebagai Ketua Pokja Sanitasi. Untuk kegiatan kunjungan lapangan dilaksanakan di 2 (dua) lokasi yaitu tempat pngelolaan limbah tinja atau Septi Manja di Bantaran Sungai Kemuning dan Pusat Daur Ulang (PDU) di Guntung Paikat.

Dari target gerakan Universal Access 100-0-100, maka pada tahun 2018 capaian sanitasi dan air minum di Kota Banjarbaru diuraikan sebagai berikut 1capaian pengelolaan persampahan sebesar 91,29 %, 2) capaian pengelolaan air limbah sebesar 90,39 %,                  3) capaian penyediaan air minum perpipaan dan non perpipaan sebesar 92,96 % (Dinas PUPR) dan 78,65 (PDAM), 4) cakupan pelayanan drainase lingkungan 76,82 %, serta                 5) pengurangan luas permukiman kumuh dari 349,12 hektar pada tahun 2014 menjadi 173,71 hektar pada tahun 2018 atau sebesar 74,96 %. Dari capaian tersebut maka Pemerintah Kota Banjarbaru melalui SKPD teknis, masyarakat, swasta, dan stakeholder lainnya akan terus meningkatkan kinerjanya dalam rangka mencapai akses sanitasi layak dan penyediaan air minum yang aman bagi seluruh masyarakatnya.

Leave a Reply

Top