You are here
Home > INFORMASI > BERITA > Ekspose Laporan Pendahuluan Master Plan Pemakaman Kota Banjarbaru

Ekspose Laporan Pendahuluan Master Plan Pemakaman Kota Banjarbaru

Pembangunan dan pertumbuhan penduduk di Kota Banjarbaru setiap tahunnya semakin meningkat, akan tetapi pembangunan dan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat bisa memunculkan permasalahan baru, salah satunya persoalan pemakaman bagi masyarakat. Pemakaman merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Tempat Pemakaman Umum (TPU) memiliki fungsi utama sebagai tempat pelayanan publik untuk penguburan jenazah. Dan pemakaman selain sebagai tempat untuk mengebumikan jenazah, juga bisa berfungsi sebagai ruang terbuka hijau kawasan perkotaan untuk menambah keindahan kota, daerah resapan air, pelindung, pendukung ekosistem, pemersatu ruang kota dan juga dapat dijadikan taman (rest area).

Berdasarkan data inventaris makam Kota Banjarbaru Tahun Anggaran 2015, sebaran makam di Kota Banjarbaru adalah sebagai berikut :
1. Kecamatan Banjarbaru Utara ada 13 titik dengan luas 53.617 m2
2. Kecamatan Banjarbaru Selatan ada 7 titik dengan luas 90.225 m2
3. Kecamatan Landasan Ulin ada 47 titik dengan luas 368.404 m2
4. Kecamatan Liang Anggang ada 85 titik dengan luas 436.194 m2
5. Kecamatan Cempaka ada 19 titik dengan luas 183.396 m2

Didalam Undang-undang No.26 Tahun 2017 tentang Penataan Ruang, perencanaan tata ruang wilayah kota harus memuat rencana penyediaan dan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang luas minimalnya sebesar 30% dari luas wilayah kota. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri No.1 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan Pasal 6 jenis Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan (RTHKP) antara lain menyebutkan huruf (m) pemakaman umum. Dimana Tempat Pemakaman Umum (TPU) adalah salah satu bentuk Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan (RTHKP) yang belum efektif pemanfaatannya sebagai Ruang Terbuka Hijau. Mengacu pada Permen PU No.5/PRT/M/2008 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Wilayah Perkotaan, pemakaman di perkotaan merupakan salah satu ruang terbuka hijau kota. Dilihat dari fungsi ruang terbuka hijau kota, maka sumbangan pemakaman terhadap ekosistem kota adalah sebagai tempat tumbuh tanaman, paru-paru kota dan daerah resapan air. Adapun tempat pemakaman umum sendiri merupakan salah satu komponen pembentuk ruang kota dan salah satu fasilitas yang wajib disediakan dan dikelola oleh Pemerintah Kota/Kabupaten. Sebagaimana termuat dalam pasal 5 Ayat (1) PP Nomor.9 Tahun 1987 Tentang Penyediaan dan Penggunaan Tanah untuk Keperluan Tempat Pemakaman.

Pada saat ini yang menjadi permasalahan adalah Bagaimana Pengaturan Tata Ruang untuk Pemakaman Umum baik dari segi kualitas desain maupun kuantitas kebutuhan standar pelayanan minimalnya, sehingga pemerintah Kota Banjarbaru perlu mempersiapkan dokumen master plan pemakaman sebagai acuan untuk perencanaan pemakaman di Kota Banjarbaru.

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota banjarbaru bekerjasama dengan PT. Itnasindo Jaya Konsultan pada tanggal 18 Juni 2019 telah melaksanakan Ekspose Laporan Pendahuluan Master Plan Pemakaman Kota Banjarbaru.  Rapat di buka oleh Bapak Kanafi, S.IP., MM selaku Kepala Bappeda Kota Banjarbaru  dan dihadiri oleh Stakeholder terkait yaitu dari Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Hukum Setdako, Bagian Kesra Setdako, Bagian Ekonomi Pembangunan Setdako, Kecamatan se-Kota Banjarbaru dan Kelurahan se-Kota Banjarbaru.

Tujuan Ekspose Pendahuluan Penyusunan Dokumen Master Plan Pemakaman Kota Banjarbaru yang dilaksanakan tersebut adalah untuk menjaring aspirasi dari stakeholder terkait serta mempersiapkan tahapan pelaksanaan kegiatan antara lain tentang Rencana kerja, Pemantapan Metodologi, Desain Survey dan Isu Strategis yang akan dilaksanakan dalam penyusunan Master Plan Pemakaman Kota Banjarbaru.

Dari pembahasan yang telah dilaksanakan disimpulkan beberapa hasil antara lain: perlunya dilaksanakan Updating Data Inventarisasi Pemakaman di Kota Banjarbaru, Perencanaan diperlukan Jangka Waktu yang lebih lama & analisis yang lebih mendalam tentang keperluan pemakaman di Kota Banjarbaru, Penyediaan dan Pengelolaan Sarana Prasarana Pemakaman serta perlunya Regulasi Pemakaman yang menjadi acuan bagi pengembangan Pemakaman di Kota Banjarbaru.

 

 

Credit by : Bidang Fisik Prasarana Bappeda

 

Leave a Reply

Top