You are here
Home > INFORMASI > BERITA > Penanganan Permukiman Kumuh Cempaka, salah satu kegiatan yang masuk dalam Rencana Pogram Infrastruktur Jangka Menengah (RPIJM) Tahun 2020

Penanganan Permukiman Kumuh Cempaka, salah satu kegiatan yang masuk dalam Rencana Pogram Infrastruktur Jangka Menengah (RPIJM) Tahun 2020

Pemerintah Kota Banjarbaru pada tahun 2019 akan menyusun Masterplan Kawasan Cempaka dan DED Rencana Kumuh Cempaka sebagai prasyarat kriteria usulan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Cempaka yang di anggarkan melalui kegiatan reguler Satker PKP Provinsi Kalsel dan kegiatan skala kawasan National Slum Upgrading Program (NSUP) Kotaku.

Demikian dikatakan oleh Kepala Bappeda Kota Banjarbaru melalui Sekretaris Bappeda, Tri Wijayanti ketika memimpin rapat pada acara rapat koordinasi Rencana Pogram Infrastruktur Jangka Menengah (RPIJM) di Aula Bappeda Kota Banjarbaru pada Rabu, 13 Maret 2019.

Rencana Pogram Infrastruktur Jangka Menengah merupakan salah satu program pembangunan infrastruktur permukiman perkotaan dengan dana APBN (Kementerian PUPR) melalui Satuan Kerja (Satker) Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk usulan pembangunan tahun 2020 Kota Banjarbaru mendapatkan 3 (tiga) alokasi kegiatan yaitu Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Cempaka dengan pagu anggaran Rp 11 Milyar melalui kegiatan reguler Satker PKP Provinsi Kalsel dan Rp 15 Milyar melalui kegiatan skala kawasan National Slum Upgrading Program (NSUP) Kotaku, serta Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Banjarbaru dengan pagu anggaran Rp. 5,5 Milyar melalui kegiatan reguler Satker PBL Provinsi Kalsel.

Agar usulan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan ditegaskan beliau, maka Pemerintah Kota Banjarbaru haruskan memenuhi rediness criteria berupa penyusunan dokumen perencanaan, kesiapan lahan, kesiapan menerima dan memelihara aset.

Untuk memenuhi rediness criteria tersebut maka Bappeda sebagai sekretariat Satuan Tugas Rencana Program Infrastruktur Jangka Menengah (Satgas RPIJM) menyelenggarakan rapat koordinasi dengan SKPD dan stakeholder terkait selaku Ketua Satgas RPIJM.

Rapat koordinasi dan penyiapan readiness criteria usulan kegiatan bidang cipta karya untuk kegiatan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh kawasan cempaka diisi dengan  ekspose Masterplan dan DED Kegiatan Penanganan Kumuh Rencana Kawasan Cempaka serta pembahasan penyiapan readiness criteria usulan kegiatan RPIJM Tahun 2020. Kegiatan penanganan kumuh di Kota Banjarbaru merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Banjarbaru yang tidak hanya bertujuan untuk perbaikan infrastruktur permukiman kumuh tetapi juga berusaha mewujudkan desain kawasan sehingga dapat mengubah mindset atau pola perilaku masyarakat di kawasan permukiman kumuh dan juga meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

Untuk diketahui bahwa luas kawasan permukiman kumuh Kecamatan Cempaka adalah 68,85 hektar atau 39,63 % dari luas kumuh Kota Banjarbaru 173,71 hektar yang meliputi Kelurahan Cempaka dan Kelurahan Sungai Tiung. Agar Penanganan permukiman kumuh di Kecamatan Cempaka dapat dilaksanakan dengan komprehensif dan berkesinambungan maka disusun Masterplan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Rencana Kawasan Cempaka Tahun 2019. Dalam masterplan tersebut diambil tema kawasan dengan konsep “GALUH BASASIRANGAN” meliputi  beautifikasi kawasan dan transformasi desain brand kawasan. Beberapa usulan rencana pembangunan infratsruktur Rencana Kawasan Cempaka antara lain revitalisasi Sungai Kuranji, gerbang kawasan, kampung deret, kawasan embung dan wetland walk, taman-taman tematik, pasar rakyat, ruang jalan, bangunan Serba Guna, IPAL Terpadu, konservasi rumah tradisional dan pengadaan prasarana persampahan.

Gambar Masterplan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Rencana
Kawasan Cempaka  Tahun 2019

Dari Masterplan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Rencana Kawasan Cempaka tersebut disusun perencanaan yang lebih detail yaitu berupa DED (Detail Engineering Design) Infrastruktur Kelurahan Cempaka dan Kelurahan Sungai Tiung. Beberapa usulan rencana pembangunan infrastruktur dalam DED tersebut antara lain siring sungai, shalter/gazebo, galeri baca dan kios wisata.

Gambar. DED Infrastruktur Kelurahan Cempaka dan Sungai Tiung Tahun 2019

Leave a Reply

Top