You are here
Home > INFORMASI > BERITA > Sosialisasi Hasil Rapat Jarlit Pendidikan Tahun 2017

Sosialisasi Hasil Rapat Jarlit Pendidikan Tahun 2017

Banjarbaru – Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Banjarbaru mengadakan Sosialisasi Hasil Rapat Jarlit (Jaringan Penelitian) Pendidikan Tahun 2017 dengan tema “Mengoptimalkan Peran Jaringan Penelitian Dalam Upaya Membangun Kebijakan Pendidikan Agar Sesuai Dengan Nilai-Nilai Dalam Berperilaku”. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi jarlit tingkat provinsi yang telah dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada tanggal 01-02 November 2017.

Gambar 1. Sosialisasi Hasil Rapat Jarlit Pendidikan Tahun 2017

Sosialiasasi dilaksanakan di Aula Lantai III kantor Bappeda Kota Banjarbaru pada tanggal 16 November 2017. Sosialisasi ini dihadiri oleh akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Perwakilan Tim Jarlit Provinsi Kalsel, Perwakilan Tim Jarlit Kota Banjarbaru dan perwakilan dari beberapa SKPD terkait, salah satunya adalah Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru. Sosialisasi ini dimulai pukul 10.00 WITA dibuka oleh Bapak Kanafi, S.IP,MM selaku Plt. Kepala Bappeda Kota Banjarbaru. Sebagai Narasumber adalah dari Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Bapak Dr.H.Sirpan,S.Pd,M.Pd dan sebagai pengantar sebelum penyampaian materi adalah dari Akademisi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin yaitu  Bapak Prof. Dr. Suratno.

Materi yang disampaikan oleh Dr.H.Sirpan,S.Pd,M.Pd pada sosialisasi ini adalah tentang Pendidikan Karakter. Pendidikan Karakter adalah Pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik-buruk, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati (Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter, 2010). Pendidikan Karakter sangat penting guna mengembangkan potensi dasar anak agar berhati baik, berpikiran baik & berperilaku baik. Kemudian guna memperkuat dan membangun perilaku anak dalam bangsa yang multikultur (memperkuat perilaku yang sudah baik), dan meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia (penyaring budaya yang kurang sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila).

Gambar 2. Sosialisasi Hasil Rapat Jarlit Pendidikan Tahun 2017

Pendidikan karakter adalah poin penting di sektor pendidikan dalam rangka mewujudkan visi kota Banjarbaru yaitu “Terwujudnya Banjarbaru sebagai kota pelayanan yang berkarakter” dengan misi “Mewujudkan sumber daya manusia yang terdidik, sehat, berdaya saing dan berakhlak mulia”. Pendidikan Karakter di Kota Banjarbaru diimplementasikan dalam bentuk penerapan jam 0 di sekolah (SMP) dan pembagian tugas secara bergiliran kepada guru-guru di sekolah untuk menyambut murid-murid yang datang ke sekolah. Penerapan Jam 0 dimulai sekitar 15 – 30 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Pada waktu ini diisi dengan berbagai kegiatan yang dapat membentuk karakter murid seperti pengajian, pengajaran etika, dan membersihkan sekolah.  Dengan membiasakan kebiasaa-kebiasaan baik tersebut diharapkan mampu menjadikan anak-anak atau murid-murid sebagai sumber daya manusia yang berkarakter. (ACN)

Leave a Reply

Top