You are here
Home > INFORMASI > KEGIATAN BIDANG > Keg. Peninjauan Lapangan Terhadap Prioritas Permasalahan Pembangunan Kecamatan

Keg. Peninjauan Lapangan Terhadap Prioritas Permasalahan Pembangunan Kecamatan

Kegiatan Peninjauan Lapangan Terhadap Prioritas Permasalahan Pembangunan Kecamatan di Kota Banjarbaru

 

Kegiatan peninjauan lapangan terhadap prioritas permasalahan pembangunan kecamatan di Kota Banjarbaru dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil musrenbang kecamatan yang dilaksanakan pada akhir tahun 2014 yang lalu.

Sebelum kegiatan peninjauan lapangan terlebih dahulu dibentuk Tim Peninjauan Lapangan yang diketuai oleh Kabid Penyusunan Program dan Evaluasi Bappeda Kota Banjarbaru Ir. Syawalludin Norr, MT yang beranggotakan Kasubbid Penyusunan Program beserta staff, perwakilan dari bidang fisik/tata ruang dan bidang ekonomi/sosial budaya Bappeda Kota Banjarbaru dan didampingi oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Banjarbaru yang terkait. Adapun peninjauan lapangan ini dilaksanakan pada Tanggal 13 s/d 23 Januari 2015.

Dijelaskan oleh Ir. Syawalludin Noor, MT : “ Secara tekhnis kegiatan peninjauan lapangan ini dengan melakukan kunjungan ke 5 (lima) Kecamatan dan 20 (dua puluh) Kelurahan pada Kota Banjarbaru untuk melihat secara langsung permasalahan – permasalahan pembangunan dari hasil musrenbang      kecamatan “.

Peninjauan lapangan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disepakati dengan berkoordinasi langsung dengan Kasi Ekobang dan Delegasi Kecamatan / Kelurahan.

Disimpulkan oleh Bpk Syawalludin Noor, MT , dari kegiatan peninjauan lapangan yang telah dilakukan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan , antara lain :

  1. Permasalahan pembangunan yang berhubungan dengan bidang fisik dan tata ruang :
  1. Masalah pembebasan lahan / bangunan yang terkait langsung dengan pembuatan jalan baru dan normalisasi saluran air / drainase.
  2. Perlu dilakukannya pengerukan dan penyiringan pada sungai-sungai di daerah rawan banjir
  3. Penyediaan sarana prasarana air bersih khususnya pada kecamatan cempaka.
  4. Perlunya peran serta masyarakat dalam pemeliharaan saluran air/ drainase.
  5. Kurangnya pengadaan penerangan jalan umum untuk jalan baru.

 

  1. Permasalahan pembangunan yang berhubungan dengan bidang ekonomi :
  1. Bantuan permodalan usaha bagi pengusaha UMKM pada tiap kecamatan khususnya pada kecamatan cempaka dan bibit tanaman / ternak untuk petani.
  2. Perlunya penataan pedagang kaki lima ( PKL ) pada setiap kecamatan.
  3. Pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat.

 

  1. Permasalahan pembangunan yang berhubungan dengan bidang sosial budaya :
  1. Perlu dilakukan pelatihan kerja dan kursus-kursus untuk meningkatkan keahlian masyarakat usia kerja.
  2. Penataan sampah lingkungan pada tiap kecamatan.
  3. Masih terdapat pasangan suami istri yang yang tidak memiliki buku nikah karena penikahan dilakukan dibawah tangan ( secara agama ).
  4. Kurangnya sarana prasarana penunjang kegiatan posyandu.
  5. Penambahan Pembangunan Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat baru khususnya pada kecamatan landasan ulin.
  6. Masih banyaknya keluarga miskin yang belum mendapatkan bantuan kesehatan dan dana sosial.
  7. Kurangnya sarana prasarana penunjang sekolah, perbaikan sanitasi serta drainase sekolah , dan penambahan ruang kelas baru.
  8. Belum meratanya kemampuan / kompetensi tenaga administrasi sekolah khususnya pada kecamatan cempaka.
  9. Perlunya perhatian pada sekolah-sekolah yang tergenang air pada saat musim penghujan.

 

Sebagai keluaran (output) dari kegiatan peninjauan lapangan ini adalah sebagai bahan SKPD untuk penyusunan program /  kegiatan prioritas yang akan dipaparkan pada kegiatan Forum SKPD yang akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Februari 2015 di Bappeda Kota Banjarbaru.

Leave a Reply

Top